elama ini, tak ada badan yang mengawasi kinerja tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Alhasil, tak diketahui apa yang telah dilakukan SKPD tersebut dengan anggaran yang diberikan pemerintah.
Atas alasan itulah, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama berpikir membuat tim yang tugasnya mengawasi kinerja tiap SKPD. Tim juga memantau pengaduan masyarakat yang masuk pada dinas terkait.
"Banyak SKPD yang enggak ada respon, minim respon. Nah saya mau bikin sistem yang beda. Saya mau bikin satu tim per SKPD. Misalnya khusus tim untuk SPKD PU jadi kerjanya ngerespon masalah PU," jelas Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/1).
Ahok menambahkan, keberadaan tim ini diharapkan dapat meminimalisir SKPD yang tetap mangkir dari tugas atau melempar tanggung jawab ke SKPD lain.
"Jadi dia bisa pres, habis lapor itu dikerjai apa belum. Jadi ada orang bantu kita ngawasin. Kalau sekarang kan ada pengaduan lempar ke SKPD, sudah tidak ada tindak lanjut. Habis itu SKPD bilang iya, tapi iya-nya iya gitu doang, enggak ada yang ngikutin. Iya sampai di mana enggak ada yang tahu," jelasnya.
Hasil pengawasan yang dilakukan tim ini nantinya akan disampaikan ke Gubernur Jokowi. Tim ini akan diisi pegawai negeri sipil (PNS) yang selama ini bertugas di bagian pengaduan.
"Bukan dari SKPD, tapi dari tim evaluasi ini. Kantornya di lantai 3," pungkas Ahok.